Jumat, 14 Oktober 2011

Beberapa Testimoni Bio Janna

PEROKOK BERAT..SESAK NAFAS dan MUNTAH DARAH


Bambang Suseno, 23 tahun
Andong Boyolali
Ditengah-tengah dia bekerja Bambang Suseno 23 th warga Andong,Boyolali menceritakan bahwa sudah 5 th ini dia mengalami penderitaan yang luar biasa,sulit bernafas,sesak di dadanya dan sempat beberapa kali muntah darah,”Saya memang seorang perokok berat  apalagi waktu kerja di Jakarta”katanya sambil membuka baju memperlihatkan bercak2 merah disebelah dada kirinya yang muncul tiba-tiba sejak dia mengalami sesak dan sakit didadanya,ndak tau apa.
Tapi Alhamdulillah setelah minum BioJANNA beberapa botol rasa sakit itu berangsur-berangsur hilang dan membaik,dan tidak kambuh lagi seperti dulu..waah saya senang sekali,apalagi maag saya jg ikutan sembuh setelah minum biojanna..pancen TokCer..!

TUMOR PARU-PARU KRONISKU MEMBAIK

Bp. Suparmin, 62 th, Sumber-Solo

"50 juta sudah saya siapkan untuk operasi, tetapi secara medis tidak berani mengambil tindakan, karena posisi tumor yang sangat rawan (antara jantung dan paru-paru). Pulang, pasrah, dan pesimis. Tapi alhamdulillah setelah minum BioJANNA, kondisi saya betul-betul sangat membaik. Terima kasih, BioJANNA."

GEJALA TYPUS, TERATASI DALAM DUA HARI

Koko, anak kost, Solo.

“Malam itu saya sedang menggigil demam tinggi karena gejala typus, ketika sahabat saya datang. Ternyata dia membawa BioJANNA dari rumah, memang dia khususkan untuk ihtiyar kesembuhan saya. Saat itu juga saya minum tiga sendok BioJANNA dicampur air gula. Beberapa saat kemudian saya bisa tertidur. Pagi-pagi sekali saya terbangun karena perut memaksa saya harus B.A.B. Seperti dikuras rasanya, tapi tidak seperti diare. Usai BAB, badan terasa enak”  Hari itu Koko minum BioJANNA tiga kali, masing-masing tiga sendok makan. “Esok paginya saya benar-benar merasa takjub dengan khasiat BioJANNA ini. Badan terasa segar, nyaman, dan tidak loyo lagi. Senang sekali bisa cepat terbebas dari sakit, dan ternyata ongkosnya sangat murah, apalagi kalau dibandingkan biaya sejak awal saya sakit”.

Asam Urat Bandel

 

Pengalaman pak Muhammad, warga Gentan, Sukoharjo.
“Sudah sejak tahun 2003, saya tidak bisa merasakan nikmatnya emping melinjo, kacang, gulai kambing, bahkan berbagai sayuran hijau tua seperti bayam, sawi, daun singkong, dan lain-lain. Setiap kali saya makan jenis makanan tersebut, beberapa jam kemudian sekujur tubuh terasa linu, bahkan untuk tidurpun tetap sakit semua” pak Muhammad mengawali pengalamannya. Termasuk jika minum es, tak lama kemudian tulang-tulang tubuhnya terasa ngilu. Ngethok-ngethok, kata orang jawa. “Awalnya saya obati dengan obat resep dokter. Biasanya cepat sembuh. Tapi lama kelamaan rasanya kurang manjur, lalu saya tambahkan obat herbal”.
Sejak Agustus 2010 lalu, ia mulai mengkonsumsi BioJANNA. Satu bulan pertama ia lakukan secara intensif. Pada waktu lebaran, ia beranikan mencicipi beberapa keping emping melinjo. “Deg-degan juga waktu itu, tapi Alhamdulillah tidak terjadi efek yang saya khawatirkan. Lalu sayapun mulai mencoba makan sayuran seperti bayam, dan sawi hijau, juga minum es. Wah, ternyata ngilu-dan linu yang dulu terjadi, sudah tidak datang lagi. Senang sekali rasanya bisa menikmati aneka makanan yang telah bertahun-tahun tak berani saya makan”. Sekarang ia rutin minum BioJANNA untuk menjaga dan memelihara kesehatannya. “Agar bisa menikmati hidup” ujarnya.

Ibu Penderita Polio, Anak Kena Hydrochepalus

Kesaksian Ibu Tuminah,warga Siwal, Baki, Sukoharjo, menderita polio sejak kecil.
“ Kehidupan normal menjadi impian saya, karena saya lebih banyak berada di kursi dan tempat tidur”. Kaki dan  tangannya nyaris tak berfungsi, bahkan sering terasa nyeri. “Kepala dan lambung juga sering sakit”lanjutnya . Di usia 30 tahun ini ia merasa mendapat mukjizat. “Alhamdulillah, ketika saya minum BioJANNA belum sampai habis satu botol, sudah bisa jalan tanpa sakit. Kepala dan lambung juga sudah enak”. Impian hidup normal itu kini makin dekat. Bahkan sekarang ia sudah bisa bekerja membuat batik tulis, hal yang mustahil dilakukan saat tangannya didera virus polio. “Ini benar-benar mukjizat dari Tuhan” ujarnya lagi.

 Cobaan ibu Tuminah bertambah, karena putra kecilnya yang berusia 2 tahun, menderita Hydrocephalus. Ia cobakan BioJANNA sebagai ihtiyar untuk do’a kesembuhan sang putra.
“Anak saya juga mendapat berkah dengan BioJANNA ini. Ia menderita hydrocephalus, sesekali disertai kejang yang ketika menyerang bisa berlangsung sampai dua jam. “Kata dokter anak saya terancam lumpuh serta tak bisa bicara. Setelah beberapa hari minum BioJANNA, sekarang ia sudah bisa berdiri dan rambatan” tuturnya terharu sambil memangku putranya yang berusia dua tahun, dengan kepalanya yang besar dan seutas selang kecil di belakang kepalanya. “Moga-moga berkat BioJANNA ini, anak saya bisa sembuh dan menjadi normal seperti anak-anak yang lain” harapnya yakin.

Akibat Kebanyakan Obat 

“Awalnya saya sering sakit kepala, karena pernah jatuh bersepeda motor.  Sampai hampir tiap hari minum obat anti nyeri, sebelum itu saya memang pernah kena typus sampai opname dua pekan”, cerita pak Mulyadi – pria asal Magelang ini. Setahun lebih langganan obat nyeri, efeknya lambung sering sakit, dokter menyatakan ia kena maag. Khawatir efek negatif obat kimia, iapun mencoba terapi tradisional. Beberapa bulan keluhan lambungnya berhenti. Namun kemudian ia sering mengalami kesakitan waktu kencing, dan mudah terserang radang tenggorokan. Pindah terapipun ia lakukan, dengan harapan bisa menyelesaikan masalah kesehatannya. Beberapa tahun berlalu, kondisinya tetap naik turun. Jika sakit kepalanya datang, sakit sekali rasanya. Untuk mengatasi radang tenggorokannyapun, dokter sudah mengganti antibiotik dengan yang lebih kuat. “Suatu hari, seorang teman mengenalkan BioJANNA. Karena pekewuh, saya beli” ujarnya. Belum habis sebotol BioJANNA, ia merasa surprise. Lambungnya sudah terasa nyaman, dan sakit kepalanya nyaris tak pernah datang lagi, kencingnyapun lancar, dan tubuh terasa lebih bugar. Kotak obatpun ia bertahun-tahun tak lagi datang. “Alhamdulillah, senang sekali rasanya, dan saya sangat bersyukur, ini berkah dari Tuhan” ucapnya lega.

Disembuhkan Dari Kanker 

 

Dua tahun sudah Umi Ibra -seorang ibu warga Kartosuro, Sukoharjo- berjuang melawan kanker payudara. Dalam konsisi serba terbatas, pengobatan yang dilakukan belum juga memunculkan harapan untuk sembuh, sudah puluhan juta dia keluarkan demi penyembuhan sampai sebidang sawah pun terpaksa dijual untuk pengobatan. Hingga akhirnya terapi yang dilakukan terpaksa dihentikan karena pihak terapis sudah merasa tak mampu lagi.
Dalam situasi serba sulit itulah, teman suami Umi Ibra menawarkan BioJanna untuk upaya kesembuhan kanker Umi Ibra. Karena tak punya pilihan lain, ia pun mencobanya. Setelah beberapa hari mengkonsumsi BioJanna , ia merasa takjub, dan harapan untuk sembuh pun muncul kembali. Tubuhnya terasa lebih segar dan terus membaik dari hari ke hari. Memasuki akhir bulan ke dua rasa sakit sudah tak muncul lagi, luka yang dulu bernanah kini tak ada lagi dan luka-luka kembali menutup kembali. “Sungguh ini merupakan anugerah dari Allah” tutur Umi Ibra singkat. “Sebagai tanda syukur, saya banyak berbagi pengalaman dengan BioJanna ini kepada teman-teman” lanjutnya. Kebahagiaannya terus bertambah, karena banyak temannya yang juga merasakan berkah manfaat BioJanna menyembuhkan berbagai penyakit pada keluarga mereka.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar